Kamis, 21 April 2011

Bangunan Reservoir (3) Fungsi dan Perencanaan


Reservoir merupakan bangunan penampungan air minum sebelum dilakukan pendistribusian ke pelanggan atau masyarakat ke pelanggan/masyarakat, yang dapat ditempatkan  di  bawah tanah atau di atas tanah dalam bentuk menara atau tower.

Bangunan reservoir umumnya diletakan di dekat jaringan distribusi pada ketinggian yang cukup untuk mengalirkan air secara baik dan merata ke seluruh daerah konsumen.
Pintu Air Banjir Kanal Timur Jakarta Utara

Fungsi keberadaan reservoir adalah :
  1. Penampungan terakhir kali air yang telah diolah dan memenuhi syarat kualitas air minum.
  2. Sebagai sarana vital penyaluran air ke masyarakat dan sebagai cadangan air.
  3. Sebagai tempat penyimpanan kelebihan air agar dapat tercapai keseimbangan antara kebutuhan dan suplai.
  4. Keperluan instalasi, seperti  pencucian filter, pembubuhan alum.
  5. Tempat penyimpanan air saat desifektan.
  6. Sebagai pengaman untuk gelombang tekanan balik.
Hal-hal yang harus diperhatikan :
  1. Reservoir harus tertutup rapat tidak boleh berhubungan langsung dengan sinar matahari, hal ini untuk mengurangi penguapan.
  2. Lubang ventilasi dilengkapi dengan kawat kasa supaya binatang kecil tidak bersarang di dalamnya.
  3. Ada by pass dari pipa inlet langsung ke pipa outlet, sehingga apabila ada kerusakan /pengurasan produksi air tidak terganggu.      
  4. Sebaiknya reservoir dibuat 2 buah secara terpisah dalam pelayanan area yang sama sehingga apabila salah satu ada pencucian atau maintenance produksi air bersih tidak terganggu.

Penempatan Reservoir :
  • Reservoir pelayanan ditempatkan sedekat mungkin dengan pusat daerah layanan, kecuali jika keadaan tidak memungkinkan. Selain itu harus dipertimbangkan pemasangan pipa parallel.
  • Tinggi reservoir pada sistem gravitasi ditentukan sedemikian rupa hingga tekanan minimum sesuai hasil perhitungan hidrolis di jaringan pipa distribusi adalah 15 meter. Muka air reservoir rencana diperhitungkan berdasarkan tinggi muka air minimum.
  • Jika elevasi muka air tanah wilayah pelayanan bervariasi, maka wilayah pelayanan dapat dibagi menjadi beberapa zone wilayah pelayanan, yang dilayani masing-masing dengan satu reservoir.
Pintu Air BKT Jakut (dari jauh)
Meskipun fungsi reservoir menampung air yang sudah bersih, tetapi masih ada lumpur yang mengendap di sini, jadi dalam hal ini masih memerlukan pengurasan hanya waktunya relative lebih lama daripada pengurasan unit-unit yang lain. Permukaan dinding dan lantai harus dibersihkan secara sempurna dengan menggunaka air yang bertekanan tinggi dan disikat. Air dan kotoran sisa pembersihan harus dibuang dari tank reservoir. Saringan pembersihan juga perlu diperiksa.  Pengurasan dilakukan umunya setahun sekali.

Apabila dari segi topografi dan masyarakat tidak memberikan hasil yang ekonomis untuk reservoir menara, maka reservoir di tanah berikut menyiapkan penampungan yang memadai. Jika di dalam sistem distribusi terdapat beberapa zona tekanan, maka reservoir di tanah dan pompa booster biasanya terletak di dekat daerah zona distribusi tersebut. Air dari zona tekanan yang rendah akan dialirkan ke reservoir dan selanjutnya di pompa ke daerah yang lebih tinggi.
Pintu Air BKT Jakut

Bangunan ini biasanya dibuat di tanah yang tinggi atau dekat dengan daerah layanan. Reservoir jaman dahulu umumnya menggunakan konstruksi sederhana dengan cara sebagian digali dan ditimbun, dan diperkeras dengan batu pecah, bata ataupun beton pada dinding dan dasarnya serta atasnya selalu terbuka.

Masalah yang mungkin muncul untuk konstruksi reservoir yang terbuka adalah sebagai berikut :
  • Kehilangan air akibat dari resapan dan penguapan.
  • Pembekuan (pada musim dingin / di Indonesia kemungkinannya sangat kecil)
  • Kehilangan bahan klorine karena kontak dengan udara dan sinar.
  • Pencemaran dari burung, binatang, manusia dan polusi udara.
  • Peningkatan biaya pemeliharaan dan timbulnya masalah rasa dan bau karena tumbuhnya algae.
Jembatan yang menghubungkan Jakarta dan Bekasi di BKT
Apabila daerah topografi daerah layanan cendrung datar maka konstruksi menara bisa mengatasi hal tersebut. Dengan konstruksi yang tinggi menjulang di atas tanah maka untuk pemeliharaan operator harus turun naik. Reservoir menara bisa mengurangi besar / diameter pipa distribusi. Apabila ada suatu daerah pelayanan yang terjauh dari reservoir dan tekanannya tidak mencukupi karena headloss di sistem, maka distribusi utamanya perlu diperbesar untuk memberikan tekanan yang cukup. Dengan adanya reservoir menara hal tersebut bisa di kurangi. 

Penempatan reservoir menara bisa diluar daerah layananan tetapi yang terbaik berada di dalam daerah layanan yang semula tekanannya kurang.

Kapasitas bangunan reservoir disesuaikan dengan kebutuhan daerah layanan dan proyeksi kebutuhan pemakaian air dalam 10 tahun ke depan. Apabila kondisi tanki atau reservoir tersebut sudah tidak mampu memenuhi layanan dalam suatu daerah maka perlu di buat lagi tangki reservoir yang lain.


Terimakasih. Semoga bermanfaat.


Sumber : Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Unit Produksi - BPPSPAM

Senin, 04 April 2011

Pemakaian Air 0 M3 Pada Pelanggan PAM (Zero Consumption)


Dalam rapat bulanan manajemen suatu perusahaan air minum banyak hal yang bicarakan dalam rangka mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan selama 1 bulan terakhir, kemudian dibandingkan dengan target-target yang sudah dibuat, apa yang tercapai dan apa yang tidak. Hal yang pasti dibicarakan misalnya berapa jumlah volume terjual ? Apakah sesuai target ? Kalau tidak tercapai apa sebabnya ? Bagaimana dengan angka kebocoran ? Berapa besar collectionnya ? dan lain-lain.

Kali ini penulis mencoba untuk mengangkat masalah tentang konsumen atau pelanggan air minum dengan status pelanggan aktif tetapi dengan pemakaian air 0 m3 atau istilah asingnya Zero Consumption. Bagi perusahaan air minum pelanggan aktif yang tidak menunjukan pemakaian air sama sekali alias 0 m3 tentunya akan sangat merugikan. Bagi penulis pembahasan tentang zero consumption yang berulang-ulang tanpa penyelesaian yang efektif dan tuntas sangat membosankan. Pada tulisan ini penulis mengajak pembaca untuk membedah masalah ini, dengan harapan akan didapat solusi yang efektif dan tepat sasaran sehingga volume penjualan air bertambah.

Zero Consumption Diagram
Sebelum pada tahap pembahasan dan penyelesaian kita menuju pada apa saja yang menyebabkan hasil pencatatan meter air menunjukan tidak adanya pemakaian air sama sekali atau 0 m3. Pada diagram diatas bisa kita lihat dengan penjelasan sebagai berikut :


1. Tidak ada pemakaian air oleh pelanggan.
    PAM harus mencari tahu kenapa pelanggan tidak mau menggunakan air PAM, padahal pelanggan dengan susah payah sudah melakukan proses registrasi dengan biaya  yang tidak sedikit. Setiap pelanggan tentu mempunyai alasan masing-masing. Beberapa hal yang mengakibatkan pembacaan meter tetap alias tidak ada pemakaian air adalah :

·         Ada sumber air lain selain PAM.
Pelanggan akan menggunakan sumber air lain apabila ada yang dianggapnya lebih murah dan selalu tersedia seperti sumur galian, sumur bor artesis (deep wheel) atau mix antara sumber tersebut dengan PAM. Biasanya pelanggan menggunakan Air PAM hanya untuk keperluan memasak, sehingga pemakaian air PAM menjadi sedikit. Pihak PAM harus memastikan dengan mengecek ke lokasi dan membuktikan bahwa air yang digunakan bukanlah air PAM.
   
·         Rumah kosong / tidak berpenghuni.
Rumah yang tidak ditinggali oleh pemiliknya tidak sedikit. Oleh pemiliknya rumah ini biasanya disewakan, sementara belum ada penyewanya maka rumah dalam keadaan kosong. Bisa jadi pemilik rumah bepergian dalam waktu lama tidak pulang atau pindah rumah sehingga dibiarkan kosong.

·         Rumah baru
Pemilik rumah baru biasanya akan melunasi rekeningnya apabila sarana dan prasarananya terutama listrik dan air dalam keadaan siap. Sehingga pihak developer berusaha untuk memasang meter air walaupun rumah tersebut belum ditempati. Akibatnya rumah akan kosong tergantung pemilik kapan akan ditempati. Hal ini semestinya ada kerja sama dengan pihak developer perumahan agar mempertemukan pihak PAM dengan pemilik rumah yang bersangkutan, sehingga tanggung jawab dan kontrak bisa dilakukan antara pihak PAM dengan calon konsumen secara langsung sehingga tidak saling menyalahkan apabila di kemudian hari terjadi perselisihan antara pihak konsumen dengan PAM, karena pihak developer setelah terjadi akad jual beli dia akan lepas tangan.

·         Stand tunggu.
Apabila pembaca meter mengalami masalah dalam melakukan tugasnya sehingga tidak mendapat angka riil yang tercatat di meter maka petugas akan memasuk kode skip sehingga bacaan meter akan diestimasi secara sistem. Adakalanya estimasi sistem ini akan lebih besar jumlah volumenya daripada jumlah riil di meter pelanggan. Akibatnya pelanggan akan complain dan pencatatan meter air pada bulan berikutnya menjadi 0 m3 untuk mengejar angka yang sudah tercatat akibat estmasi tersebut. Cara mengatasi  adalah pembaca meter sedapat mungkin bisa membaca meter secara riil atau pihak PAM harus segera menyelesaikan permasalahan yang menyebabkan munculnya angka estimasi tersebut.

·         Air tidak mengalir.
Pada suatu daerah ada pelanggan yang tidak pernah mendapatkan air minum selama bertahun-tahun, walaupun dia masih tercatat sebagai pelanggan aktif PAM. Hal ini tentunya kesalahan berada di pihak PAM karena membiarkan pelangganya tidak mendapatkan jatah air minum. Penyebabnya bisa jadi karena pressure yang tidak sampai ke tujuan atau banyak pipa tua sehingga sudah tersumbat jaringannya. Hal ini jelas harus diganti pipa jaringannya dan pressure di tambah dengan menggunakan booster pump atau reservoir tank.

Sungai Batang Hari oleh Arian Sukma
Dari berbagai masalah tersebut pihak PAM harus melakukan koreksi dan intropeksi ke dalam, apakah ada pelayanan yang kurang (teknis maupun non teknis) sehingga pelanggan tidak memakai airnya kemudian membenahi secara tepat dan cepat. Untuk merangsang pelanggan agar menggunakan air PAM maka bisa saja pihak PAM memberikan reward kepada pelanggan yang menggunakan air dalam jumlah terbanyak atau pelanggan dengan jumlah pemakaian tertentu kemudian diundi untuk mendapatkan pemenangnya. Cara seperti ini sudah lazim digunakan pada perusahaan public seperti PDAM, tetapi biasanya hanya bersifat insidentil. Pelanggan akan memakai air banyak ketika masih ada periode undian berhadiah ketika sudah lewat maka akan kembali seperti semula. Tetapi kalau pelayanannya bagus maka pelanggan tidak akan lari dan akan membayar secara tepat waktu pula.

2. Ada pemakaian air oleh pelanggan tetapi tidak tidak tercatat pada meter air.
    Dalam masalah ini ada air yang hilang dan sangat merugikan pihak PAM, kehilangan air inilah yang dinamakan kebocoran komersial (Commercial Losses). Pihak PAM harus secara aktif mencari dan menemukan penyebab munculnya masalah ini. Beberapa penyebab itu antara lain adalah :

·         Meter rusak / meter sudah tua.
Tidak sedikit tentunya meter air karena factor pressure, karat, cuaca, sering terendam, kotoran, pasir  atau karena sebab lain meter menjadi rusak dan macet sehingga tidak berfungsi dengan baik. Meter yang sudah kadlauarsa alias sudah tua juga sangat berpengaruh terhadap keakurasian meter air (baca tulisan sebelumnya tentang hal-hal yang mempengaruhi akurasi meter air). Meter seperti ini mau tidak mau harus cepat diganti. Pembaca meter akan memberikan informasi tentang kondisi meter, beri jangka waktu kepada petugas penggantian meter untuk segera mengganti meter.

·         Meter tamper / meter di rusak.
Meter air yang sengaja dirusak berarti ada usaha dari pelanggan nakal yang berusaha mengurangi tagihan airnya, dimana biasanya bekerja dengan oknum orang dalam (baca tulisan sebelumnya tentang meter air illegal, pendeteksian dan modus operandinya bagian 1 dan 2)

·         Sambung Langsung / Illegal connection
Cara ini yang paling sering dilakukan oleh pelanggan nakal. Petugas PAM harus benar-benar jeli dan tegas dalam menindak para pelanggan nakal tersebut. Tindakan melakukan by pass pada pipa dinas atau pada jaringan sebelum meter jelas sangat merugikan PAM dan mengkibatkan angka kebocoran sangat tinggi. Operasi bersama yang dilakukan secara lintas departemen dan melibatkan pihak aparat akan mengurangi tindakan seperti ini. Kuncinya adalah ketegasan dan tanpa kompromi.

·         Salah baca meter
Hal ini merupakan kesalahan murni dari petugas pencatat meter air. Harus ada tindakan dalam bentuk punishment terhadap yang bersangkutan apabila berkali-kali melakukan kesalaha, tidak lupa berikan reward apabila yang bersangkutan melakukan tindakan produktif seperti menemukan adanya illegal consumption.

·         Double langganan.  
Sepertinya janggal dan tidak mungkin hal ini terjadi tetapi penulis pernah menyaksikan sendiri pada saat kunjungan ke lapangan, pelanggan bahkan minta diputus jaringannya dan diangkat meter airnya. Setelah diselidiki ternyata pelanggan memiliki 2 nomer langganan yang aktif, dengan nama dan alamat yang berbeda. Pihak PAM tidak berani melakukan pemutusan dengan alas an masih ada tunggakan pada meter air pelanggan yang minta diputus. Hal ini tentu melibatkan oknum pelanggan dan orang dalam karena secara peraturan hampir diseluruh perusahaan air minum tidak memperbolehkan adanya 2 nomor langganan pada persil atau kavling yang sama.

Sunset oleh Arian Sukma
Dengan permsalahan tersebut tampaknya pihak PAM harus aktif untuk terus mencari penyebab dari zero consumption  atau pemakaian air 0 m3 ini. Tindakan yang harus dilakukan adalah aktifkan audit meter air ataupun billing secara menyeluruh, lakukan terus menerus. Rolling pencatat meter secara periodic, lakukan paling lama 6 bulan sekali. Lakukan validasi terhadap bacaan meter air terutama pada pelanggan dengan pemakaian 0 m3, dan yang terpenting adalah serahkan tugas ini jangan kepada pencatat meter karena apabila pencatat meter melakukan suatu kesalahan maka pencatat meter akan mengulangi kesalahan tersebut walaupun pencatat mendapat angka yang benar dan riil, hal ini untuk menutupi kesalahannya. Sebaliknya kalau pencatat tidak melakukan kesalahan dan benar apa adanya maka pencatat pasti akan mendpat hasil yang sama. Sehingga apabila validasi baca meter diserahkan kepada pencatat meter apalgi kepada petugas yang sama, pihak PAM tidak akan mendapat hasil yang maximal. Walaupun dengan alas an keterbatasan orang tetapi tetap jangan dilakukan oleh pencatat meter yang sama. Terakhir, lakukan secara konsisten.

Semoga bermanfaat dan selamat bekerja.


Salam

YS

Kamis, 31 Maret 2011

Belajar Dari Air Dalam Kehidupan Kita Sebagai Manusia

Tanpa air dunia akan kering kerontang, tak ada kehidupan, yang ada adalah kesunyian yang mencekam. Berdasar dari artikel yang pernah saya baca manusia normal bisa bertahan hidup tanpa makanan hingga 7 hari, tetapi tanpa air paling lama hanya 3 hari. 

Para pecinta alam sedang melakukan arung jeram di Sungai Serayu
Alloh SWT. menurunkan rizkinya kepada setiap mahluk hidup melalui hujan yang turun dari langit. Air tersebut menembus dan merembes ke dalam tanah untuk kemudian menjadi mata air, mata air menjadi sungai, sungai di bendung jadilah sebuah dam. Sebagian lagi ada yang turun langsung ke dam alam atau ke lautan. Sumber-sumber air inilah yang diolah oleh manusia untuk keperluan hidup sehari-hari manusia. Sebagian lagi dugunakan untuk mengaliri irigasi pengairan sawah, kolam ikan dan lain-lain.Selain manusia air juga dibutuhkan oleh seluruh mahluk hidup yang ada di muka bumi ini. Sehingga dunia ini semakin lengkap dan semarak dengan kehadiran mereka. Pemanfaatn air oleh mahluk hidup tersebut menghasilkan air buangan yang ditampung di sungai dan akhirnya ke laut, air laut mengalami evaporasi berkumpul menjadi awan dan siap menurunkan hujan kembali. Begitulah siklus air di muka bumi ini yang terus berulang.

Pemandangan sungai Serayu, Banjarnegara
Air mengajarkan kepada kita untuk lebih banyak diam tetapi terus bekerja, terus mengalir dan terus bertambah banyak. Demikianpun kita sebagai manusia mestinya kita juga lebih banyak bekerja dan lebih memberikan maanfaat bagi mahluk Alloh SWT yang lain. Air juga mengajarkan kepada kita untuk bisa menyesuaikan dengan segala kondisi yang ada. Saya jadi teringat dengan anak saya yang masih kecil ketika bertanya tentang PR dari sekolahnya yaitu kalau air masuk ke dalam botol, begaimana bentuk air, jawabannya adalah ya... jadi botol, kalau masuk ke bejana ya.. jadi bejana.. begitupun kalau masuk ke tempat yang lain. Bagaiamana kalau air didinginkan hingga suhu dibawah 0, ya... membeku jadi es.. tapi apakah air berubah zat.. tidak.. air adalah air, yang akan tetap kembali seperti semula ketika kondisinya dikembalikan seperti semula. Hal ini mengajarkan kepada kita manusia bahwa kita harus bijaksana menghadapi hidup ini, tahu situasi, bisa menyesuaikan diri dimana kita berada, bukan berarti kita berubah, tetapi tetap dengan prinsip dan jati diri kita seperti yang dicontohkan oleh air.

Air juga merupakan bahan pelarut terbaik dan universal. Dengan tingkat keasaman PH = 0 maka air bisa melarutkan hampir semua bahan kimia sehingga menjadi mudah digunakan. Gula, sirup, susu dan lain-lain dilarutkan dengan air sehingga menjadi mudah dan enak kita minum. Air melarutkan sabun cuci sehingga bisa membersihkan baju atau lantai yang kotor. Pelajaran yang dapat diambil adalah bahwa kita bisa menjadi pelarut dalam kekerasan hidup. Seseorang anak yang keras kepala dan bandel dengan tenang kita ajak bicara sehingga menjadi lebih baik. 

Jangan main-main dengan kekuatan air. Air yang terkumpul dalam jumlah banyak selain dapat berguna secara positif tetapi juga dapat berakibat fatal apabila salah dalam mensikapinya. Air yang terkumpul dengan kekuatan arusnya bisa menggerakan kincir dan memutar turbin sehingga didapat listrik dengan daya ratusan mega watt. Sekarang sedang dilakukan penelitian tentang bagaimana memanfaatkan tenaga ombak di lautan yang sangat dahsyat sehingga didapat tenaga listrik yang ramah lingkungan.

Perairan Batam by Arian Sukma
Selain hal positif air juga akan menjadi kekuatan yang maha dahsyat ketika manusia salah dalam melakukan pengelolaannya. Air bisa berbentuk air bah yang siap menyapu segala bentuk peradaban manusia yang berada didepannya. Banjir bandang muncul karena manusia tidak arif dalam mengelola hutan dan tata lingkungan perkotaan yang baik seperti daerah resapan yang hilang atau selokan yang mampat akibat banyaknya sampah yang dibuang sembaranga, atau bisa berbentuk tsunami seperti yang terjadi di Jepang atau di Aceh beberapa waktu yang lalu. Limbah manusia atau industri yang tidak dikelola dengan baik juga akan menjadikan pencemaran dan bencana lingkungan yang mengancam kehidupan manusia. 

Kita sebagai manusia bisa belajar dari sifat air tersebut, bahwa kalau sebagai manusia bisa bersatu dan melakukan hal-hal positif maka kita bisa melakukan apapun juga, menaklukan kekuatan jahat seberapa besarpun pasti bisa. Membongkar gunung dan menguras lautanpun pasti bisa. Sebaliknya kalau kita bersatu untuk hal-hal yang tidak baik akan bisa juga tetapi akibatnya akan menghancurkan tata kehidupan yang sudah baik dan merugikan diri kita sendiri.

Image intensity of tsunami in Japan (www.exploredia.com)
Terlalu banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari sifat-sifat air dan tidak mungkin terungkap semua Bagaimanapun air diciptakan oleh Alloh SWT. untuk menunjang kehidupan manusia di dunia. Manusialah sebagai salah satu mahkluk-Nya yang mampu mengolah karunia Alloh tersebut. Positif dan negatif manusialah yang memanfaatkan. Bencana yang datang kalau kita renungi berawal dari kesalahan manusia juga. Terkadang kita tidak menyadari, terlalu bodoh kita dihadapan Alloh SWT, tetapi kadang kita justru terlalu sombong dan tidak mengakui kenyataan tersebut.

Semoga kita semua mampu mentafakuri dan merenungi dengan mempelajari sifat-sifat air, dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari dan membuat semakin tunduk dan patuh kepada Sang Maha Pencipta, Alloh SWT. Jika ciptaan-Nya begitu hebat bagaimana lagi kehebatan dari Sang Pencipta tersebut. Jangan sampai kita menjadi mahluk yang kufur akan nikmat, dimana terkadang kita baru menyadari ketika semuanya sudah terlambat.

Wallohu a'lam bi showab.

Terimakasih.
YS


 


Rabu, 30 Maret 2011

Bangunan Penangkap Sumber Sumber Air Baku (2)


Bangunan Intake terdiri dari 4 (empat) macam yaitu :
1.   Reservoir Intake (Intake Tower)
Reservoir Intake
Intake Tower terletak pada bagian pelimpahan atau dekat sisi bendungan. Pondasi menara (tower) terpisah dari bendungan dan dibangun pada bagian hulu. Menara terdiri atas beberapa inlet yang terletak pada ketinggian yang bervariasiuntuk mengantisipasi fluktuasi tinggi muka air dapat mengalir secara gravitasi ke fasilitas penjernihan air, maka intake tower tidak diperlukan.

2.   River Intake
River Intake
River Intake terdiri atas sumur beton berdiameter 3 – 6 m yang dilengkapi 2 atau lebih pipa besar yang disebut penstock. Pipa-pipa tersebut dilengkapi dengan katup sehingga memungkinkan air memasuki intake secara berkala. Air yang terkumpul dalam sumur kemudian dipompa dan dikirim kedalam instalasi pengolahan. River Intake terletak pada bagian hulu kota untuk menghidari pencemaran oleh air buangan.

3.   Lake Intake
Lake Intake terdiri atas satu atau lebih pipa bell-mouthed yang dipasang di dasar danau. Bell-mouthed ditutup dengan saringan (screen). Sebagai penyangga pipa dibuat jembatan yang menghubungkan pipa dari danau menuju tempat pengolahan air.
Lake Intake (www.thinkorthwim.com)
4.   Canal Intake
Canal Intake (www.iecca.net)
Canal Intake terdiri atas sumur beton yang dilengkapi dengan pipa bell-mouthed yang terpasang menghadap ke atas. Terdapat saringan halus pada bagian atas untuk mencegah masuknya ikan-ikan kecil dan benda-benda terapung. Ruangan juga dilapisi dengan saringan dari kerikil.

Intake juga dilengkapi dengan beberapa perlatan penunjang, antara lain.
1.       Pipa inlet, berfungsi untuk membawa air masuk ke dalam intake.
2.      Gate valve, berfungsi untuk mengatur debit aliran air dengan jalan membuka dan menutup aliran.
3.      Screen, berfungsi untuk menyaring kotoran atau suspended solid yang mungkin terbawa dalam air.
4.      Overflow, berfungsi untuk mengeluarkan kelebihan air sehingga tinggi muka air dalam bak tetap konstan.
5.      Ventilasi, berfungsi menjaga tekanan udara dalam intake agar selalu sama dengan tekanan udara luar.
6.      Pompa, berfungsi untuk menaikan air dari sumber.
7.      Drain, berfungsi untuk menguras.
8.     Bak mom, berfungsi untuk membubuhkan desinfektan.
9.      Pipa outlet, berfungsi untuk membawa air keluar dari intake.
10.  Ruang operator

      Jenis bangunan intake sangat tergantung dari lokasi sumber air bakunya, juga faktor biaya baik biaya kontruksi, operasional maupun pemeliharaannya. Selain itu juga tergantung dengan tingkat sedimentasi dari lokasi sumber air baku. Faktor estetis juga bisa menjadi pertimbangan. Kombinasi dari beberapa tipe bangunan intake juga bisa dilakukan untuk mengakomodir kondisi di lapangan.


Sumber : Pedoman Pengenalan SPAM - Kemenpu BPPSPAM

Rabu, 23 Maret 2011

Bangunan Penangkap Sumber Sumber Air Baku (1)



Sebelum dialirkan ke bangunan instalasi pengolahan air minum (WTP), air baku yang berada dialam tentunya harus di tampung dahulu atau diarahkan pada suatu tempat yang dinamakan bangunan penangkap air baku.
Macam dan jenis bangunan penangkap air baku

1. Brocaptering.
    Merupakan bangunan penangkap air artesis -/+ yang muncul ke permukaan tanah secara alami. Airnya ditampung sedemikian rupa dengan konstruksi bangunan yang tidak mengganggu sistem pengalirannya, kemudian airnya dialirkan dengan sistem perpipaan / tanpa dialirkan untuk dimanfaatkan masyarakat sebagai air minum. Kualitas airnya relative baik, dibandingkan dengan sumber air dari permukaan, dan secara kuantitas jumlahnya sangat terbatas dan hanya terbatas pada beberapa daerah tertentu saja.
Pengumpulan air dari sumber mata air harus menjaga kondisi tanah disekitarnya. Air permukaan tidak boleh meresap dan bercampur dengan mata air. Suatu dinding dibangun dikedalaman dimana air meresap ke dalam ruang pengumpul air. Ruang pengumpul dilengkapi dengan pipa, katup dan manhole sesuai kebutuhan. Tangki dapat dikosongkan dengan adanya saluran dan pipa overflow. Jika air yang meresap mengandung air, perlu dibangun ruang pengendapan. Pada bagian permukaan bangunan, perlu dibangun saluran drainase disekeliling bangunan agar segera dapat membuang air permukaan.

2. Bangunan Pengambilan Air Baku (Intake)
Intake building PT. Aetra Air Jakarta (PAM JAYA) di Kalimalang JakTim
    Intake adalah suatu konstruksi yang berguna untuk mengambil air dari sumber air di permukaan tanah seperti reservoir, sungai, danau atau kanal. Konstruksi intake disesuaikan menurut konstruksi bangunan air, dan umumnya secara kualitas airnya kurang baik namun biasanya secara kuatitas airnya cukup banyak.

Lokasi Intake harus memperhatikan beberapa factor di bawah ini :
1.       Kualitas air yang tersedia harus baik.
2.      Berlokasi d tempat dimana tidak terdapat arus / aliran kuat yang dapat merusak intake.
3.      Selama banjir, air tidak boleh masuk ke dalam intake.
4.      Sebaiknya sedekat mungkin dengan stasiun pemompaan.
5.      Pasokan tenaga harus tersedia dan dapat digunakan.
6.      Angin yang menyebabkan sedimentasi harus dihindari.
7.      Lokasi harus mudah dijangkau dan dekat tempat pengolahan sehingga meminimalkan biaya perpipaan.
8.     Lokasi sebaiknya tidak berada di wilayah cekungan.
9.      Sebaiknya tertutup untuk mencegah sinar matahari yang bisa menstimulus pertumbuhan lumut atau ganggang di air ataupun pengotor-pengotor dari luar.
10.  Tanah tempat dibangunnya intake harus stabil.
11.   Bangunan intake harus kedap air.
12.  Pipa inlet ditempatkan dibawah permukaan sungai atau danau untuk mendapatkan air yang lebih dingin dan mencegah masuknya benda-benda yang mengapung.
13.  Sebaiknya terletak agak jauh dari bahu sungai untuk mencegah kemungkinan pencemaran.
14.  Sebaiknya terletak pada bagian hulu kota.


(bersambung)

Sumber : Pedoman Pengenalan SPAM - Kementrian PU, BPPSPAM.

Selasa, 22 Maret 2011

Falsafah Air dan Awan

Dalam menjalani hidup yang sementara ini jadilah seperti Air karena Air mengajarkan kepada kita untuk selalu merendah, walau berasal dari tempat yang lebih tinggi (langit) tetapi Air akan selalu mecari tempat yang rendah, semakin besar semakin banyak Air maka akan semakin bersemangat untuk menyelusup mencari seluruh tempat atau jalan yang lebih rendah untuk mengaliri dan memberi kehidupan yang ada di bawahnya.

Kebalikan dari itu kita jangan mengambil sifat dari Awan. Awan berasal dari yang lebih rendah (laut).Awan selalu ingin lebih cepat berada di tempat yang tinggi. Semakin ringan semakin dia tidak berbobot, kosong, dan yang jelas ketinggian Awan hanya menjadi permainan angin belaka.

Ambilah falsafah dari ke dua benda tersebut, kalau dikaitkan dengan mekanisme alam, maka antara awan dan air adalah satu kesatuan yang saling terkait. Falsafah tesebut mengajarkan kepada kita untuk selalu mawas diri dan mengingatkan kita supaya kita berdaya guna bagi orang lain dan lingkungan sekitar kita.

Terimakasih

YS









Senin, 07 Februari 2011

Jenis-jenis Meter Air Berdasar Cara Kerja (3)

3. Meter Elektronik.
    Meter elektronik dibuat untuk untuk menggantikan fungsi dari meter jenis mekanik yang sudah ketinggalan jaman. Selain itu untuk meningkatkan kinerja dan hasil yang lebih baik dari meter mekanik. Banyak fabrikan yang sudah membuat meter jenis ini dengan berbagai versi sebagai alternative pilihan bagi perusahaan pengguna meter air, tetapi kebanyakan dari industry meter tersebut semula hanya mengembangkan meter elektromekanik yaitu meter air masih menggunakan mekanik tetapi dengan registeter elektronik (digital).

Hanya ada tiga jenis yang benar-benar meter elektronik yaitu :

sb www.sureflowmeter.com
a. Elektromagnetik meter.
    Meter ini jenis pertama yang menggunakan non mekanik dalam prinsip kerjanya. Pada awalnya meter jenis ini membutuhkan power yang besar sehingga harus menggunakan tenaga listrik. Pada perkembangan selanjutnya meter air ini menggunakan tenaga battery untuk meter yang berukuran kecil, pada ukuran 2” ke atas masih menggunakan tenaga listrik. Tingkat akurasi meter mecapai ­+ 0,25 %.

b. Fluidic Osilasi meter (smartmeter)
    Smartmeter menunjukan hasil pengukuran yang akurat hingga batas usia meter. Dengan tidak adanya bagian yang bergerak, smartmeter tidak terkena dampak negatif dari adanya pasir sehingga terhindar dari masalah ketidak akuratan dibanding dengan menggunakan mekanikal.
 
SmartMeter memiliki teknologi yang canggih dengan dengan tingkat pembacaan akurasi tinggi dan dapat memeperpanjang usia meter dengan cara mengganti baterai meter.
sbr gb. www.smartmeter.co.uk
SmartMeter menyediakan meter yang bisa dibaca secara langsung atau dalam format AMR (Automatic Meter Reading) yang menggunakan teknologi induktif, radio frekwensi atau segala bentuk teknologi pembacaan meter otomatis yang saling terhubung melalui aplikasi meter dengan sistem kode atau pulsa. Selain membaca dan merekam jumlah volume air yang dikonsumsi, smartmeter memiliki fasilitas pemantauan yang unik, memungkinkan meter untuk mendeteksi adanya perusakan (tamper), periode konsumsi secara terus menerus (24 jam), waktu adanya pemakaian ataupun tidak, adanya udara dalam pasokan dan status baterai.
 
Meter ini jenis pertama yang menggunakan non mekanik dalam prinsip kerjanya. Pada awalnya meter jenis ini membutuhkan power yang besar sehingga harus menggunakan tenaga listrik. Pada perkembangan selanjutnya meter air ini menggunakan tenaga battery untuk meter yang berukuran kecil, pada ukuran 2” ke atas masih menggunakan tenaga listrik. Tingkat akurasi meter mecapai ­+ 0,25 %.
Udara yang lewat dalam sistem dapat dideteksi, sehingga tidak memasukan jumlah tersebut kedalam sistem. SmartMeters telah dirancang sedemikian rupa sehingga tahan terhadap tamper.
Jika aliran air tidak berhenti untuk jangka waktu yang telah ditentukan, periode waktu bisa ditambah sehingga paket data bisa diperpanjang.
Dalam situasi dimana meter terus menghitung, dan meningkat setelah pembacaan dilakukan, petugas dapat menyimpulkan bahwa ada kebocoran air didalam sistem.
Sistem akan memberitahu sisa usia baterai 12 bulan sebelum habis. Dengan mengganti baterai maka akan memperpanjang usia meter tanpa harus mengganti meter atau nomer seri meter.

c. Ultrasonic meter.
sb. gbr www.o-digital.com
    Sebuah velocity flow meter akan terus mengukur baik elevasi atau kecepatan aliran pada saluran terbuka atau pipa untuk menghitung air yang lewat. Sensor ultrasonik dipasang di bagian bawah dari pipa atau saluran. Untuk mengukur elevasi air sensor memancarkan pulsa ultrasonik yang berjalan melalui air dan mencerminkan dari permukaan cairan. Instrumen mengukur waktu yang diperlukan suara untuk kembali ke sensor. Berdasarkan kecepatan suara dalam air, elevasi diukur dengan akurasi ± 0,25%.

Kecepatan aliran diukur dengan sinyal Doppler ultrasonik yang terus menerus disuntikkan ke dalam air. Suara dengan frekuensi tinggi mencapai 640 KHz tercermin kembali ke sensor dari partikel atau gelembung tersuspensi dalam cairan. Jika fluida bergerak, kembali suara pada frekuensi diubah proporsional dengan kecepatan aliran. Dengan teknik ini instrumen dapat mengukur kecepatan gerak aliran dengan akurasi ± 2%. Kecepatan Aliran Meter bekerja di saluran sebagian penuh dan surcharged pipa, persegi panjang, trapesium dan berbentuk telur.

A.  Compound water meter (meter air kombinasi)
gb. sbr www.elstermetering.com

1.  Standard Compound
     Meter air kombinasi merupakan gabungan 2 buah meter air untuk mengakomodasi adanya 2 aliran ekstrim yang melalui satu buah pipa, tergantung besarnya pemakaian air oleh pelanggan. Meter ini bisa membaca pada Qmin untuk pemakaian rumah tangga (domestic) dan flow tinggi Qmax pada meter type waltman yang biasa terpasang di pelanggan industry.

2. Fire Service
gb. sbr  www.badgermeter.com
Secara prinsip meter jenis ini hampir sama dengan jenis standard, hanya penggunaan meter jenis ini lebih mengarah kepada sistem pemadam kebakaran pada suatu gedung, gudang, hotel, rumah sakit, apartment atau pusat perbelanjaan dengan sistem sprinkler sehingga air dapat keluar dengan segera dalam waktu yang sangat cepat.

Pada aliran rendah air akan lewat melalui meter kecil dan ketika aliran pada pressure maka detector check valve secara otomatis akan terbuka. Kondisi ini bisa terjadi contohnya pada saat sistem pemadam kebakaran sprinkler saat bekerja. Saat tekanan air berkurang maka detector check valve akan menutup dan mengalihkan aliran pada meter yang kecil.

****

Berbagai macam jenis meter masih terlalu banyak untuk ditampilkan. Ada meter jenis basah, kering dan semi kering belum lagi ada smart meter, kemudian meter pra bayar dan lain-lain. Tentunya hal tersebut sangat menarik untuk ditampilkan. Pembahasan secara mendalampun rasanya butuh waktu lama dan rasanya bukan maksud dari blog ini dibuat. Penulis hanya menampilkan bagian luarnya saja dari beberapa macam meter tersebut untuk memperkaya wawasan kita.

Kitapun sadar bahwa teknologi terus berkembang, para pabrikan meter terus berlomba untuk membuat dan menciptakan meter baru dengan teknologi yang mutakhir. Kita para user meter air tinggal menunggu hal-hal yang baru tersebut dibuat untuk kita pakai sehingga kita dapatkan manfaat sebesar-besarnya.

Sekian dan terima kasih.