Jumat, 05 November 2010

Meter Air Ilegal, Pendeteksian dan Operandinya (bag 2)


Menyambung dari tulisan terdahulu, tentang macam-macam meter air ilegal.

6.   Meter di balik.
      Meter jenis turbin baik multi jet maupun single jet mempunyai tanda yang menunjukan arah aliran air dan apabila meter terpasang dengan arah yang benar maka kubikasi angka meter akan bertambah, sebaliknya apabila terbalik atau sengaja dibalik maka angka kubikasi meter akan berkurang sementara air tetap keluar (beberapa merk meter membuat bentuk luar meter sedemikian rupa sehingga mudah diidentifikasi bahwa meter terpasang terbalik). Ada beberapa modus operandi untuk memundurkan angka meter antara lain dengan cara meniup meter menggunakan kompresor sehingga bisa berjalan dengan cepat ke arah negatif .
Untuk mendeteksi meter tersebut sering dibalik atau tidak maka selain tanda aliran air adalah segel pengaman dari PAM apakah dalam keadaan utuh atau tidak. Apabila utuh kesalahan ada pada bagian penyegelan (kecuali atas sepengetahuan PAM untuk mengamankan barang bukti pada saat pencabutan meter). Kemudian pada ke-2 koupling meter apakah dalam keadaan licin atau tidak karena coupling yang tidak sering kena tools coupling akan kotor sementara apabila sering dibuka pasang coupling akan bersih mengkilap.
Beberapa pabrikan meter air sudah membuat meter yang apabila dipasang terbalik maka angka kubikasinya akan tetap bertambah tetapi akurasinya tidak sama seandainya meter dalam keadaan normal. Walaupun pihak pabrikan bisa mendesain sedemikian rupa sehingga bisa lebih cepat apabila dipasang terbalik bagaimanapun pihak PAM tetap akan dirugikan. Seorang meter auditor atau meter verifikator yang berpengalaman bisa mengetahui / mendeteksi apakah meter tersebut terbiasa dibongkar pasang atau tidak.

7.   Angka kubikasi dirusak atau ditukar.
      Pada jenis multijet angka meter bisa dibongkar dan dipasang ulang dengan seting angka dikurangi dari angka sebenarnya. Pada jenis meter volumetric blok angka kubikasi bisa ditukar dengan blok angka kubikasi lain yang merugikan PAM. Penulis pernah menangkap pelanggan yang melakukan penukaran blok angka kubikasi pada meter jenis volumetric ukuran 1” (25 mm). Caranya pada angka kubikasi angka yang ada 5 digit dengan tulisan warna hitam dengan background putih untuk membaca kubik (1.000 ltr) dan 3 digit berwarna putih dengan background berwarna merah untuk membaca satuan liter (ratusan, puluhan dan satuan liter) ditukar dengan angka kubikasi 4 digit tulisan warna hitam dan 4 digit berwarna putih dengan background merah sehingga ada selisih bacaan pada angka ke-4 dari belakang, dimana seharusnya terbaca 1 kubik tetapi dibaca 100 liter. Ilustrasi gambar berikut :

Dari hasil pembacaan diatas maka terdapat selisih baca 6170 kubik 688 liter. Hal ini jelas sangat merugikan pihak PAM. Dibutuhkan kejelian dan pengetahuan yang cukup bagi pembaca meter untuk mengetahui hal ini.
                           
8.  Meter air yang tidak sesuai dengan permohonan lokasi pelanggan.
     Pelanggan atau oknum yang memindahkan meter airnya tanpa ijin dengan pihak PAM. Pihak PAM akan menyetujui permohonan pelanggan apabila seluruh persayaratan terpenuhi, tetapi kadang pelanggan bekerja sama dengan oknum menggunakan data orang lain untuk dipakai dalam permohonannya karena misal rumahnya tidak berdiri diatas tanah resmi. Ada yang mengistilahkan dengan meter terbang atau meter jalan.
Tampak ada pipa sebelum meter menuju ke jaringan pipa pelanggan
9.   Meter air ditempel dengan magnet.
Tampak magnet bagian bawah dipotong

      Pada meter jenis Multi Jet ada magnet dibagian bawah meter dan bagian atas meter, kedua magnet ini terpisah oleh sekat sehingga air dibagian bawah tidak masuk ke bagian atas. Fungsi magnet pada meter ini adalah untuk menghubungkan kipas bagian bawah yang berputar karena air lewat ke bagian atas untuk memutar jaringan mekanis yang ada didalamnya. Magnet pada meter inilah yang diganggu dengan cara menempel meter dengan magnet lain diluar meter. Pabrikan telah membuat anti magnet dibagian dalam meter dengan kekuatan berkisar 5.000 – 10.000 gauss tergantung dari jenis meter. Kekuatan magnet tamper ini jauh lebih kuat dari anti magnet tersebut. Penulis pernah menemukan magnet sebesar 30x30x15 mm (biasanya digunakan pada meter uk. 1” ke bawah) dan yang besar 150x75x12 mm dimana kekuatan magnet ini bisa menghentikan kipas meter uk. 4” (100 mm).

Pembuktian penggunaan magnet ini sangat sulit karena selain tidak menimbulkan bekas, juga pengoperasian dari magnet ini biasanya pada malam hari, menjelang dini hari, dimana petugas sangat jarang bahkan tidak mungkin melakukan tugasnya pada malam hari. Penggunaan magnet biasanya dilakukan oleh pelanggan-pelanggan besar atau pelanggan perumahan kaya karena harga magnet ini tidak murah. Pada tahun 2006 di Batam, penulis pernah bertanya-tanya tentang harga magnet kecil berkisar Rp. 2 juta sedangkan yang besar berkisar Rp. 3 jt, di pasar gelap yang dijual hanya kepada orang yang kenal saja.
Meter Air ini tepasang tanpa jaringan pelanggan, rawan colok

10.Meter air yang tidak terdaftar di data PAM.
     Meter air dengan berbagai jenis dan macamnya banyak yang dijual bebas. Pabrik meter dalam mengeluarkan meter mempunyai nomor seri meter yang tidak boleh sama satu sama lain, biasanya terkait dengan tahun pembuatan, pihak PAM sendiri biasanya bekerja sama dengan pabrikan mengeluarkan ciri-ciri khusus pada setiap meter yang dikeluarkan. Sehingga apabila dijumpai pelanggan yang menggunakan meter yang tidak sesuai dan tidak terdaftar nomer seri meternya maka jelas bahwa meter tersebut ilegal.

11.  Meter dengan sengaja dirusak, kaca pecah, dihilangkan atau dibakar oleh
 pelanggan atau oknum dengan harapkan bahwa meter akan diganti atau untuk menghilangkan barang bukti apabila petugas adanya pelanggaran pada meter tersebut.
Hal ini juga membutuhkan kejelian dari pihak verifikator dalam menanggapi keluhan pelanggan.
 
****

Kesimpulan dari tulisan diatas adalah tampering meter bisa dilakukan dengan cara pembongkaran meter dan tanpa pembongkaran. Tampering dengan pembongkaran meter lebih mudah dideteksi daripada dengan tanpa pembongkaran.
Masih ada beberapa lagi jenis ilegal meter yang ada, hal ini seiring dengan semakin canggihnya peralatan meter yang ada. Semakin canggih meter air, maka para tamperer juga akan mempelajari hingga ditemukan kelemahannya dan ditawarkan kepada pelanggan. Seorang oknum tamperer yang sangat berpengalaman bisa membongkar meter dan memasang kembali hanya dalam waktu kira-kira 30 menit saja tanpa meninggalkan bekas sedikitpun. Mereka biasanya tidak bekerja sendiri tetapi berkelompok bahkan tidak menutup kemungkinan melibatkan orang dalam PAM.

Dalam tulisan ini tidak ada sama sekali niat bagi penulis mengajari atau menyebarkan informasi tentang bagaimana melakukan tampering pada meter air, tetapi dengan tulisan ini penulis bermaksud mengingatkan kepada petugas meter agar terus meningkatkan kompetensinya sehingga tidak kalah cepat dengan para tamperer dan mempersempit ruang gerak bagi para oknum dan tamperer dalam melancarkan aksinya.
Kepada pelanggan nakal serta oknum juga diingatkan bahwa segala bentuk permainan mereka terus dipantau dan akan ditindak dengan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tampering diatas hanya bisa dikurangi (tidak bisa dihilangkan) dengan meter audit yang terprogram. Koordinasi antar tim dibarengi dengan ketegasan baik aturan main (SOP) maupun ketegasan petugas dalam menindak pelanggaran-pelanggaran tadi (pada lain kesempatan penulis akan menyampaikan tentang meter audit secara jelas). Kuncinya adalah attitude dari petugas. Kejujuran dan integritas petugas menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga pundi-pundi keuangan PAM tidak jebol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar